Jika Itu Kamu


Pacitan - Jika ini benar perasaan untukmu,

mengapa semesta tidak menuliskan namamu di takdirku?

Mengapa setiap doa hanya berani menyebutmu diam-diam,

seolah hatiku takut kau benar-benar datang.


Aku pernah percaya

bahwa semua yang terasa sedalam ini pasti nyata.

Tapi malam mengajarkanku pelan-pelan,

bahwa rindu juga bisa lahir dari ilusi.


Mungkin kau hanya bayangan

yang terlalu indah untuk dimiliki,

atau harapan kecil

yang salah alamat pada waktunya.


Jika memang bukan kamu, tak apa.

Aku hanya akan menyimpan perasaan ini

seperti puisi yang tidak pernah dibacakan,

tapi selalu hidup di dalam hati.


Dan kalau suatu hari kita benar-benar bertemu,

biarlah aku hanya tersenyum biasa saja,

seolah aku tidak pernah

menuliskan namamu di setiap sunyi.


Karena kadang cinta tidak harus memiliki,

cukup pernah merasakan saja

sudah membuat dunia terasa lebih hangat.***


Penulis : Jefri Asmoro Diyatno, S.E

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Melewati Masa Bujangan dengan Penuh Makna

Membongkar Tabir Gelap: Fenomena Praktik Esek-Esek Terselubung di Pacitan

TIARA HILLS HOMESTAY AND CAMPING GROUND