Postingan

Cahaya yang Tak Bisa Dipahami, Sebuah Renungan Malam

Gambar
Ada malam ketika dunia tampak diam. Tapi diam itu hanyalah ilusi. Di dalam diri kita, segala sesuatu tetap bergerak, bergelombang, dan menekan. Aku berdiri di tepi waktu, menatap langit hitam yang tak berbatas, sementara cahaya entah berasal dari bintang yang jauh, lampu yang samar, atau sesuatu yang tak terlihat menggetarkan diriku. Aku gemetar bukan karena cahaya itu hadir, tetapi karena sesuatu dalam diriku tersesat, tak menemukan jalan pulang. Cahaya selalu dianggap penerang, penuntun, dan pembimbing. Namun malam ini mengajarkanku bahwa cahaya bisa datang terlalu cepat. Ia seperti ingatan yang menembus ruang sebelum sempat diingat, seperti rasa yang hadir sebelum sempat dipahami. Ada kecepatan yang membuat kita terhanyut, sebelum kita sadar. Kita mencoba menahan, menangkis, atau mengabaikan, tapi cahaya itu telah menyusup, menempel di dalam, dan membuat tubuh serta pikiran terasa asing pada diri sendiri. Ada suara tanpa bunyi yang masuk melalui sela napas. Ia tidak bertanya, tidak ...

Bisikan di Tengah Gelap, Malam sebagai Wadah Rasa dan Kenangan

Gambar
Pada suatu malam yang sunyi, aku menatap langit yang gelap gulita. Tidak ada bintang, tidak ada bulan; hanya kegelapan yang membentang luas, seakan menelan seluruh dunia. Suasana itu membuat hati sedikit bergetar, seperti ada sesuatu yang menunggu untuk didengar. Dengan suara nyaris tenggelam dalam keheningan, aku bertanya, “Hai, sang malam, mengapa engkau begitu gelap gulita?” Sejenak, aku menahan napas, menunggu. Suara malam itu datang, lembut namun penuh wibawa. “Manusia, aku adalah penguasa waktu yang ditakuti banyak insan. Ketika dunia kehilangan penerangan, maka kegelapan adalah wujudku.” Aku terdiam. Kata-katanya meresap perlahan, seperti hujan tipis yang menyentuh daun, lembut namun membekas. Malam bukan sekadar ketiadaan cahaya. Malam adalah ruang di mana segala hal yang tersembunyi menjadi nyata rasa, kerinduan, ketakutan, bahkan harapan yang tak berani diucapkan. Dalam gelap, perasaan terasa lebih tajam, lebih murni, lebih dekat dengan inti diri. Aku mulai berbisik, nyaris t...

Sibuk Menaklukkan Dunia, Manusia Lupa Bertanya: Apakah Ia Masih Punya Hati

Gambar
Manusia hari ini begitu sibuk mengejar pengakuan, kekuasaan, dan kemenangan. Kita berlomba menaklukkan dunia, menguasai alam, dan meninggikan diri sendiri namun jarang sekali berhenti untuk bertanya: apakah semua itu masih sejalan dengan suara hati? Kita pandai berbicara tentang kebenaran, tetapi gagap saat diminta jujur pada diri sendiri. Kita mengutuk kerusakan, sambil terus ikut merusaknya. Dalam hiruk-pikuk itulah aku memilih diam, lalu bercerita kepada alam satu-satunya ruang yang tak pernah berpura-pura. Ada masa di hidupku ketika aku memilih diam. Bukan karena tak punya kata, tetapi karena terlalu banyak pertanyaan yang tak menemukan jawabannya di tengah hiruk-pikuk dunia. Maka aku bercerita kepada alam semesta tempat paling jujur untuk menitipkan resah. Aku pernah berkata dalam sunyi, jika kelak alam membawaku pada kejayaan, aku siap menerimanya dengan rendah hati. Namun jika hidup justru menghinakanku, aku pun siap menjalaninya. Kalimat itu bukan tentang pasrah yang lemah, mel...

Ada Apa dengan Pemangkasan Insentif Dapur Bergizi? Sebuah Tanda Tanya Besar untuk Masa Depan Gizi Nasional

Gambar
Pacitan - Kabar dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai rencana pemotongan insentif SPPG sebesar Rp 6 juta per hari bagi dapur MBG (Makanan Bergizi) yang dinilai tidak memenuhi SOP, sekilas terdengar seperti langkah tegas yang diperlukan. Narasinya sederhana: bila tidak layak, jangan dibayar. Namun apakah sesederhana itu? Ataukah justru ada sesuatu yang jauh lebih kompleks di balik kebijakan ini? Ada apa sebenarnya? Sebelum kita bicara soal hukuman, mari kita melihat peran strategis insentif SPPG. Bagi banyak dapur MBG di berbagai penjuru Indonesia, insentif ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan fondasi operasional yang memastikan ribuan porsi makanan bergizi terhidang setiap hari. Tanpa dana tersebut, sulit membayangkan bagaimana 20-30 pekerja dapur dapat menjalankan aktivitas memasak, mengemas, dan mendistribusikan makanan bergizi ke sekolah-sekolah, posyandu, hingga lokasi bencana. Memangkas insentif tanpa langkah pendampingan ibarat mematikan mesin ketika kendaraan seda...

IHSG Bergerak Variatif, Investor Pantau Sentimen The Fed

Gambar
Pacitan - Memasuki awal bulan Desember 2025, pasar saham Indonesia kembali berada dalam fase konsolidasi. Pada perdagangan Jumat, 28 November 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi -0,43% atau turun 37,16 poin ke level 8.508. Tekanan jual menjelang akhir pekan datang seiring aksi outflow investor asing yang cukup deras, yakni mencapai Rp1,02 triliun di seluruh pasar. Namun secara keseluruhan, kinerja IHSG dalam sepekan masih cukup solid. Selama periode 25-28 November 2025, IHSG mencatatkan kenaikan +1,12%, didukung inflow asing senilai Rp992 miliar. Ini menunjukkan minat investor global masih berimbang, meski volatilitas meningkat. PMI Manufaktur Indonesia Menguat Kabar positif datang dari indikator ekonomi domestik. Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada November 2025 tercatat di level 53,3, naik dari 51,2 pada bulan sebelumnya. Angka ini menandakan ekspansi yang lebih kuat, terutama didorong: - Jumlah pesanan baru yang meningkat - Output ...

Tiga Saham Raksasa Ini Siap Meledak? Atau Justru Jebakan Pasar? Publik Mulai Terbelah!

Gambar
Pacitan - Di tengah pasar saham Amerika yang makin sulit ditebak, tiga nama besar kembali menjadi pusat perdebatan: Amazon (AMZN), Nvidia (NVDA), dan Alibaba (BABA). Ketiganya menunjukkan sinyal teknikal yang menggoda trader, tetapi di balik itu tersimpan pertanyaan yang jauh lebih besar: apakah ini peluang emas atau hanya jebakan bull trap yang akan memporak-porandakan portofolio? Tidak sedikit analis yang saling serang opini, komunitas trader yang terbelah, hingga spekulan yang menganggap momentum ini sebagai “awal ledakan besar”. Namun, seberapa kuat sebenarnya sinyal yang muncul? Mari kita kupas satu per satu. Amazon (AMZN): Rebound atau Sekadar Nafas Panjang Sebelum Jatuh Lebih Dalam? Buy: 226.0 Target: 232.5 Stop Loss: 220.9 Upside: +2.87% AMZN masih berada dalam trend bearish panjang, sebuah fakta yang sulit dibantah. Meski begitu, harga justru memantul dari area US$ 216, seolah menolak untuk tenggelam lebih jauh. Stochastic mulai mengarah naik. Artinya? Rebound mungkin terjadi....

Trump Bagi-Bagi Uang, Bitcoin Meledak! Tapi… Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Pasar?

Gambar
Pacitan - Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto kembali menggila. Bitcoin (BTC) menanjak +4,75% dan mendarat mulus di $106.397 (IDR 1,77 Miliar) setelah menembus resistance krusial $105.000 yang kini berubah menjadi support baru. Sementara itu, dominasi BTC (BTC.D) merangkak ke 60%, mempertegas siapa raja pasar yang sesungguhnya. Total kapitalisasi pasar kripto ikut melambung +4,40% menjadi $3,54 triliun. Pasar kripto seperti baru disiram bensin lalu dinyalakan korek api meledak cepat, panas, dan bikin heboh. Pertanyaannya: siapa yang menyalakan apinya? Trump, Tariff Dividend, dan Efek Domino ke Crypto Seluruh drama ini bermula dari pengumuman mengejutkan Presiden AS Donald Trump. Dalam pidatonya, Trump memperkenalkan ide “tariff dividend” semacam cuan instan minimal $2.000 untuk setiap warga Amerika. Uang yang dibayarkan langsung, cash, tanpa syarat. Langsung viral. Langsung gila. Pasar langsung mengkalkulasi: “Kalau satu negara superpower bagi-bagi uang, ke mana uang itu bakal lari? De...

Harga Bitcoin Anjlok ke Titik Terendah 7 Bulan, Apakah Ini Tanda Kehancuran atau Justru Kesempatan Emas?

Gambar
Pacitan - Dalam beberapa hari terakhir, dunia kripto kembali diguncang. Bitcoin terjun bebas hingga menyentuh US$90.000, level yang belum pernah terlihat selama tujuh bulan terakhir.  Bagi sebagian orang, ini adalah tanda bahaya. Namun bagi sebagian lainnya, ini justru terasa seperti “bisikan rahasia” pasar sebuah kesempatan yang disiapkan oleh tangan-tangan tak terlihat. Anda ada di pihak yang mana? Panik atau justru ikut senyum-senyum? Data terbaru dari Swissblock menunjukkan hal yang menarik bahkan aneh. Pasokan Short-Term Holder (STH) yang sedang merugi melonjak ke level ekstrem yang, anehnya, selama ini selalu muncul sebelum Bitcoin bangkit. Yang lebih mengejutkan, mereka tidak menjual.  Tidak panik. Tidak ikut teriak “BEARISH!!”. Apa ini artinya mereka tahu sesuatu yang tidak kita tahu? Setiap kali tekanan mencapai titik seperti ini, sejarah menunjukkan satu hal: Bitcoin biasanya sedang membangun dasar sebelum terbang. Jadi siapa sebenarnya yang salah langkah? Para trade...

Proses Adalah Investasi yang Tak Pernah Merugi

Gambar
Pacitan - Ada satu pelajaran penting yang sering kita lupakan ketika menghadapi kenyataan hidup: segala sesuatu yang kita upayakan akan berdaya pada masanya. Tidak lebih cepat, tidak lebih lambat. Semua punya waktu tumbuhnya sendiri, seperti benih yang tak bisa dipaksa berbuah sebelum akarnya kuat. Sering kali kita merasa lelah di tengah perjalanan. Menyesali pilihan, mempertanyakan langkah, bahkan ingin mundur karena proses terasa begitu berat. Padahal, bagian paling bernilai dari perjalanan itu justru ada di titik-titik yang membuat kita goyah. Di sanalah diri kita ditempa, diuji, dan akhirnya tumbuh. Ketika engkau berada di antara proses, jangan pernah menyesalinya. Tidak ada energi yang benar-benar hilang. Tidak ada usaha yang sia-sia. Bahkan kegagalan sekalipun tetap menyisakan pelajaran yang menjadi kompas untuk langkah-langkah berikutnya. Proses itu sendiri adalah investasi jangka panjang yang tidak selalu terlihat hasilnya secara cepat. Kita menabung tenaga, waktu, pikiran, bah...

Apakah The Sandbox Akan Mengguncang Dunia Kripto? Prediksi Harga dan Analisis Teknikal 2025-2029

Gambar
Pacitan - The Sandbox adalah platform permainan virtual berbasis blockchain yang memungkinkan pengguna untuk membuat, memiliki, dan memonetisasi pengalaman bermain game mereka sendiri. Dengan menggunakan token SAND, pemain dapat membeli tanah virtual (LAND), membuat aset digital dalam bentuk NFT, dan berpartisipasi dalam ekosistem metaverse yang terus berkembang. Prediksi Harga SAND 2025-2029 Berbagai sumber memberikan proyeksi harga SAND dalam lima tahun ke depan: 2025 Diperkirakan akan diperdagangkan antara $0.19 hingga $0.47, dengan rata-rata sekitar $0.45. 2026 Proyeksi harga berkisar antara $0.46 hingga $0.56, dengan rata-rata $0.52. 2027 Diperkirakan mencapai antara $0.63 hingga $0.78, dengan rata-rata $0.75. 2028 Proyeksi harga berkisar antara $0.83 hingga $0.98, dengan rata-rata $0.91. 2029 Diperkirakan akan diperdagangkan antara $0.83 hingga $0.98, dengan rata-rata $0.91. Analisis Teknikal Terkini Berdasarkan analisis teknikal terbaru: RSI (Relative Strength Index): Saat ini b...

Aku Ingat Siapa yang Mencaciku: Sebuah Tamparan untuk Dunia yang Gemar Menghakimi

Gambar
Pacitan - Dunia ini tidak seindah kata-kata motivasi yang berseliweran di media sosial. Kalimat “sabar ya, kuat ya, semangat ya” hanyalah tempelan manis di atas luka bernanah. Sebab di balik semua itu, ada banyak orang yang pura-pura kuat, pura-pura bahagia, dan pura-pura tidak peduli dengan segala omongan yang menusuk batin mereka. Tapi percayalah, tak ada satu pun hati manusia yang benar-benar kebal terhadap kata-kata. Kalian pikir, cuma fisik yang bisa berdarah? Kalian salah besar. Luka yang paling menyakitkan justru bukan yang terlihat. Luka itu bernama ucapan manusia lain. Manusia zaman sekarang terlalu gemar menghakimi. Di dunia nyata mereka berwajah manis, tapi di dunia maya berubah jadi singa lapar yang menunggu mangsa untuk dicabik-cabik. Mereka menyebutnya candaan. Tapi siapa bilang setiap orang menganggap candaan kalian itu lucu? Kalian tidak tahu bagaimana rasanya menjadi korban dari kata-kata kalian sendiri. Kalian tidak tahu bagaimana rasanya seseorang menangis di kamar, ...

Dadio Lakon Ojo Dadi Penonton, Saat Hidup Cuma Jadi Bahan Tertawaan dan Rasan-Rasan

Gambar
Pacitan - Di zaman serba komentar ini, banyak orang ingin terlihat tahu segalanya tapi lupa caranya merasakan. Semua berlomba bicara paling keras, paling benar, paling bijak, tapi lupa turun ke jalan dan ikut berpeluh. Makanya aku selalu bilang, “Dadio lakon, ojo dadi penonton.” Karena di dunia ini, yang cuma menonton nggak akan pernah paham getirnya perjuangan. Orang bisa bebas berkomentar, bebas menilai, bebas mencemooh. Tapi ketika disuruh ganti posisi jadi pelaku, semua bungkam. Sekarang, susah malah dijadikan guyon, dan guyon sering dijadikan bahan hinaan. Yang kerja keras dibilang sok kuat, yang gagal dibilang bodoh, dan yang jujur dibilang pencitraan. Sementara yang paling enak adalah posisi paling aman: jadi rasan-rasan. Dari Pena ke Jalanan Aku dulu cuma jurnalis.  Menulis kisah perjuangan orang lain dengan kata-kata. Tapi semakin sering menulis, aku merasa cuma seperti penonton di tribun kehidupan. Lihat, catat, dan pulang tanpa ikut berdarah. Sampai akhirnya aku sadar ka...

Jasa Kurir Offline 24 Jam di Pacitan Cepat, Aman, dan Terpercaya

Gambar
Pacitan - Halo teman-teman, pernah nggak sih kalian tiba-tiba butuh mengirim barang tapi waktunya udah larut malam? Atau ada dokumen penting yang harus segera sampai, sementara aplikasi online ribet dipakai? Nah, kabar baik buat warga Pacitan! Sekarang sudah ada jasa kurir offline 24 jam yang bisa jadi solusi cepat dan praktis tanpa ribet aplikasi. Kenapa Harus Pakai Jasa Kurir Offline? Mungkin ada yang bertanya, "Lho, kan sudah ada layanan kurir online, ngapain pakai offline?" Jawabannya sederhana banget: lebih fleksibel, murah, dan personal. Coba bayangkan: Tengah malam ada barang ketinggalan, tinggal hubungi nomor kurir. Tidak perlu daftar aplikasi, isi saldo, atau menunggu konfirmasi lama. Ongkos kirim jelas, dihitung berdasarkan jarak, tanpa biaya tambahan tersembunyi. Selain itu, semua barang dijaga sebaik mungkin, bahkan ada pilihan bayar ongkir setelah barang sampai (COD Ongkir). Jadi lebih aman dan tenang, kan? Keunggulan Jasa Kurir Offline 24 Jam • Buka 24 Jam Nonst...

Trump Ngamuk ke Netanyahu! Qatar Dibom Israel, Dunia Arab Panas, Perang Dunia III di Depan Mata?

Gambar
Internasional - Dunia internasional kembali diguncang! Serangan udara Israel ke sebuah gedung di Doha, Qatar, pada 9 September 2025 bukan hanya tragedi diplomatik biasa. Inilah titik rawan yang bisa mengguncang stabilitas global, bahkan memicu sesuatu yang lebih besar: Perang Dunia ke-3. Tel Aviv mengklaim serangan itu menargetkan markas Hamas, tetapi nyatanya lima orang tewas, termasuk pejabat keamanan Qatar. Fatalnya lagi, Qatar bukan negara kecil tanpa arti ia sekutu strategis Amerika Serikat, pemain penting dalam energi dunia, dan mediator utama gencatan senjata di Gaza. Dengan kata lain, Israel bukan hanya menantang Hamas, melainkan juga menodai sekutunya sendiri. Trump “Mencak-Mencak”, Netanyahu Nekat Menurut laporan The Wall Street Journal (WSJ), Presiden Donald Trump langsung meledak marah begitu mendengar kabar Tel Aviv menyerang Qatar. Ia menilai langkah Netanyahu “bodoh” dan berpotensi menyeret kawasan ke jurang perang besar. Namun yang lebih ironis, sehari kemudian Trump ju...

Euforia 80 Tahun Merdeka: Rakyat Menari di Jalan, Negara Terjebak dalam Luka yang Sama!

Gambar
Nasional - Hiruk pikuk perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 akhirnya perlahan usai. Dari lomba panjat pinang, jalan sehat, karnaval budaya, hingga pesta rakyat di berbagai desa, semua memberi warna semarak yang membangunkan euforia sesaat. Namun, mari jujur sejenak: setelah bendera-bendera plastik dilepas dari pinggir jalan, setelah gapura hiasan diruntuhkan, apa yang sebenarnya tersisa bagi rakyat? Apakah benar kita merdeka sepenuhnya, atau hanya sekadar meninabobokan diri di balik parade merah putih setiap bulan Agustus? Rakyat Bersuara, Jalanan Jadi Panggung Belakangan ini kita menyaksikan betapa jalan-jalan kota bukan hanya jadi arena karnaval, tapi juga arena protes. Demo mahasiswa, aksi buruh, petani yang menggugat tanahnya, sopir ojek online menuntut keadilan, hingga gelombang massa menolak kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat kecil. Semua ini membuktikan satu hal: euforia kemerdekaan hanyalah pesta tahunan, sementara masalah bangsa tetap...