Hutang Tak Dibayar, Janji Tak Ditepati: Ketika Kepercayaan Perlahan Mati
Pacitan - Di kehidupan sehari-hari, hutang sering dianggap hal biasa. Ada yang meminjam karena kebutuhan mendesak, ada yang terdesak keadaan ekonomi, dan ada pula yang sekadar butuh bantuan sementara. Pada dasarnya, tidak ada yang salah dengan berhutang. Karena dalam banyak situasi, hutang justru menjadi jalan penyelamat ketika seseorang sedang berada di titik sulit dalam hidupnya. Namun persoalan mulai muncul ketika hutang tidak lagi dipandang sebagai tanggung jawab, melainkan hanya dianggap beban yang bisa dihindari dengan seribu alasan dan sejuta janji. Ironisnya, di zaman sekarang, mencari orang yang mau meminjamkan uang jauh lebih sulit daripada mencari orang yang mau berhutang. Sebab banyak orang pernah merasakan pahitnya dikecewakan. Awalnya dipinjam dengan penuh kesopanan, dibungkus cerita kesulitan hidup, bahkan disertai janji manis akan segera dibayar. Tetapi setelah uang berpindah tangan, sikap perlahan berubah. Chat mulai jarang dibalas, telepon mulai dihindari, dan ketika ...