Aku Ingat Siapa yang Mencaciku: Sebuah Tamparan untuk Dunia yang Gemar Menghakimi
Pacitan - Dunia ini tidak seindah kata-kata motivasi yang berseliweran di media sosial. Kalimat “sabar ya, kuat ya, semangat ya” hanyalah tempelan manis di atas luka bernanah. Sebab di balik semua itu, ada banyak orang yang pura-pura kuat, pura-pura bahagia, dan pura-pura tidak peduli dengan segala omongan yang menusuk batin mereka. Tapi percayalah, tak ada satu pun hati manusia yang benar-benar kebal terhadap kata-kata. Kalian pikir, cuma fisik yang bisa berdarah? Kalian salah besar. Luka yang paling menyakitkan justru bukan yang terlihat. Luka itu bernama ucapan manusia lain. Manusia zaman sekarang terlalu gemar menghakimi. Di dunia nyata mereka berwajah manis, tapi di dunia maya berubah jadi singa lapar yang menunggu mangsa untuk dicabik-cabik. Mereka menyebutnya candaan. Tapi siapa bilang setiap orang menganggap candaan kalian itu lucu? Kalian tidak tahu bagaimana rasanya menjadi korban dari kata-kata kalian sendiri. Kalian tidak tahu bagaimana rasanya seseorang menangis di kamar, ...